Headlines News :
">Index »'); document.write('

document.write(unescape("%3Cscript src=%27http://s10.histats.com/js15.js%27 type=%27text/javascript%27%3E%3C/script%3E")); ?max-results=10">Label 1

');

Fenomena Malam



Ketika senja merangkak menuju kegelapan tidak lagi  membawa gelap akan tetapi justru sinar lampu dengan aneka warna menghiasi gegap gempita bersama alunan suara riuh beraroma pesta. Tiada lagi gelap dengan udara dingin mencekam justru denyut nadi bertambah kencang karena sejuta aktifitas menarik gelora kehidupan malam. Tiada lagi waktu beristirahat melainkan konsentrasi buaian kesenangan malam. Hingga pertandingan olah raga pun ramai dimainkan di tengah malam. Begitulah aroma kehidupan dengan landasan bisnis tanpa lagi berpijak dari semboyan hidup sehat. Pemerasan energi ini justru mendatangkan petaka di usia tua sebab energi begitu dipaksakan menggeber capaian prestasi instan. Begitulah generasi sekarang terbentuk sebab target terkini harus dimaksimalkan.
Semoga saja masih ada sisi lain yaitu dunia malam sarat dengan ketundukan dan penyerahan diri. Di sini ia berbagi kasih hingga menghantarkan kedamaian seiring panggilan malam tempat bersandar kepayahan. Begitu khusuk rebah dan tunduk dengan pengakuan kelemahan dan khilaf berharap akan rahmat dan ampunan. Cahaya pencerahan terpancar dengan hiasan kalimat taubat beraroma sujud syukur pengabdian. Rangkaian munajad sebagai ketetapan jiwa semoga membawa perubahan terbaik di masa mendatang.

Tidur Dan Tertidur

Sudah kesekian kali mata ngantuk kemudian terpejam lantas semua organ tubuhpun tersandar bahkan terbujur tak berdaya.  Bahkan ketika alam dibawah sadarnya membawa ke mimpi ia tiada juga bergerak, sering emosi jiwa terungkap dalam mimpi baik itu ketakutan teramat sangat maupun rasa senang namun semua tiada dalam kendali, mengalir begitu saja. Hampir-hampir kejadian dalam mimpi seperti dalam dunia nyata namun ketika terjaga barulah ia sadar. Kadang orang sering menghubungkan mimpi dengan isyarat pertanda hidup akan tetapi jarang bisa menetapkan korelasinya sehingga sering hanya disebut bunga tidur.
Jika tertidur itu adalah puncak kelemahan organ manusia dimana tiada satupun yang mengelaknya maka itu jelas menunjukkan jika memang manusia mempunyai sisi tak berdaya yang nyata dan itu berlaku untuk semua mahluk hidup. Bahkan jutaan manusia tertidur dengan satu alasan bahwa tubuh lelah dan membutuhkan istirahat.
Adalah kisah tidur yang begitu tampak kasih sayang Tuhan kepada manusia pilihan, tidurnya merupakan rahmat kasih sayang dan pertolongan terhebat kepada pemuda pilihan. Kisah mereka diabadikan dalam kitab suci dimana para pemuda kahfi tertidur dalam gua hingga 300 tahun. Begitu mereka terjaga seolah seperti hanya dua hari berlalu. Mereka telah diselamatkan dari kekacauan dan ancaman dunia dengan tertidur hingga berlalu generasi. Membiasakan berdoa sebelum tidur bahkan berdzikir sebanyak mungkin menjelang tidur bisa menjadi sinyalemen penyerahan total bersama istirahatnya seluruh organ. Begitu  terbangun semoga rahmat dan jalan keutamaan terbuka lapang berseri laksana bunga di taman sejuk, segar memberi suasana kelapangan dan semangat berkarya.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. adeitu prast - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger